Melupakan

Membencimu? 
Tidak
Hanya mengurangi 
Interaksi, karena kau pun menolak 

Menjauhimu? 
Bukan
Hanya menerima
Bahwa, air tidak selalu jernih

Menerimamu kembali? 
Sejauh ini
Tidak terpikirkan
Cinta adalah harga diri 

Melihatmu? 
Senyum 
Perih memang
Tapi bisa apa, toh buku baru telah terbuka

Merelakanmu? 
Sulit
Dengan semuanya 
Aku belum bisa berdamai

Memohon? 
Lupakan
Selamat jalan
Telaga kering sudah

Menantimu? 
Mungkin
Akan kucoba
Dan kau jangan tertawa

Komentar